Pakar : Tomcat tidak berbahaya bagi manusia

Bogor: Pakar entomologi (ilmu tentang serangga) Departemen Proteksi Tanaman, Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor (IPB) Aunu Rauf, mengatakan serangga tomcat tidak berbahaya bagi manusia. “Serangga tomcat ini lebih banyak manfaatnya dari pada mudarotnya. Karena dia merupakan sahabat manusia dalam mengendalikan hama wereng coklat,” kata Rauf saat ditemui di kediamannya di Bogor Baru Kota Bogor, Selasa (20/3) kemarin. Dia mengatakan, serangga tersebut tidak akan menyerang manusia selama dirinya tidak diganggu. Karena serangga tersebut akan mengeluarkan racunnya bila ia merasa terancam.

Continue reading

Tomcat – The New Indonesian Plague

image

Kl ada yg kena Tomcat, cepet cuci air bersih, kasih salep hydrocortisone 1% or Salep betametasone+antibiotik neomycin sulfat-3xsehari or Salep Acyclovir 5%.

Binatangnya kyk kalajengking tp kecil pnjang warna merah belang hitam.. Kl digigit jadinya kyk herpes merah dan tengahnya bernanah diameter 2cm dan terus membesar bila tidak di tanggulangi
Surabaya sdg diserang binatang ini.. Korbannya sdh ratusan, apartemen jg kena .. Binatangnya kecil dan bisa loncat-loncat.

Nama Hewan ini adalah KUMBANG ROVE. Kumbang Rove atau lebih dikenali juga dengan nama daerah Semut Semai, Semut Kayap atau Charlie. Kumbang ini mempunyai ukuran kurang daripada 1 cm panjang. Badannya berwarna kuning gelap di bagian atas, bawah abdomen dan kepala berwarna gelap. Bagian tengah abdomen yang berwarna hijau tua mempunyai sepasang sayap keras.

Biasanya, kumbang ini kelihatan merangkak di kawasan sekeliling dengan menyembunyikan sayapnya dan dalam sekali pandang ia lebih menyerupai semut. Apabila diganggu kumbang ini akan menaikkan bahagian abdomen supaya kelihatan seperti kala jengking untuk menakutkan
musuh.

Yang Menyebabkan Reaksi Kulit Kumbang ini tidak menyengat atau menggigit. Cairan hemolimf yang terdapat di dalam badan (kecuali sayap) kumbang ini mengandungi racun sentuhan hewan yang paling berbisa di dunia. Toksin ini dikenali sebagai ‘paederin’ (C24 H43 O9 N) dinamakan dalam tahun 1953. Cairan ini disinyalir 12x lebih mematikan dari bisa ular kobra.

Tomcat otomatis akan mengeluarkan cairan apabila terjadi sentuhan atau benturan dengan kulit manusia secara langsung. Bisa juga dengan sentuhan tidak langsung melalui handuk, baju atau alat lain yang tercemar oleh racun tomcat tersebut. Itu sebabnya, jika sudah terkena dermatitis otomatis seperti seprei dan uba rampe-nya, handuk maupun alat-alat yang disinyalir terkena racun tomcat harus dibersihkan.
Bersentuhan dengan kumbang ini saat merayap atau tidur, menghancurkannya pada badan atau mengosok dengan jari yang kotor akan menyebabkan konjunktivitis dan penyakit kulit yang teruk yang dikenali sebagai ‘dermatitis linearis’, ‘paederus (kumbang rove/ staphylinidae) dermatitis’.

Credit To :
Mami & Kak Cherry